Dasar-dasarWaktu baca 7 menit

Mengapa Sulit Cut Loss di FX? Penyebab Psikologis dan Cara Mencegahnya dengan Sistem

Apakah Anda menahan floating loss dan ragu menekan tombol cut loss?

Kesimpulannya, penyebab sulit cut loss bukan hanya lemahnya tekad, tetapi kebiasaan psikologis dan desain trading yang kurang, dan itu bisa dikurangi dengan sistem.

Artikel ini merangkum penyebabnya, contoh hitungan saat kerugian membengkak, dan langkah memasang stop order bersamaan dengan entry.

Poin penting artikel ini

  • Penyebab sulit cut loss dibagi menjadi rasa sakit kerugian, harapan harga kembali, entry tanpa dasar, dan lot terlalu besar.
  • Dengan saldo $10,000 dan 0,5 lot, kerugian -40 pips adalah 200 USD, dan jika ditahan sampai -200 pips menjadi 1,000 USD.
  • Stop order bersamaan dan penghitungan lot dari jarak stop loss mengurangi momen bimbang.

Kesimpulan: sulit cut loss adalah kebiasaan psikologis yang bisa dikurangi dengan sistem

  • Rasa sakit akibat kerugian terasa lebih besar daripada senangnya profit dengan jumlah yang sama
  • Harapan "pasti kembali" menunda keputusan cut loss
  • Makin terlambat cut loss, makin besar profit yang dibutuhkan untuk memulihkannya
  • Memasang stop order bersamaan dan menghitung lot mundur mengurangi momen bimbang

5 penyebab sulit cut loss: dari sisi psikologi dan desain

Di balik sulitnya cut loss ada kebiasaan psikologis manusia dan desain trading yang kurang. Jika penyebabnya dipisahkan, pilihan solusinya lebih mudah ditentukan.

Istilah psikologi adalah sebutan umum. Cara merasakannya berbeda tiap orang.
PenyebabIsiYang mudah terjadi
Rasa sakit kerugian besarRasa sakit akibat kerugian terasa lebih besar daripada senangnya profit sejumlah samaTidak mau merealisasikan floating loss
Tidak mau mengakui kalahCut loss terasa seperti mengakui kesalahan penilaian sendiriTidak bisa menekan tombol close
Harapan pasti kembaliBerpatokan pada harga beli (anchoring), tidak mau kerugian sejauh ini sia-sia (sunk cost)Terus menunggu harga kembali ke harga beli
Entry tanpa dasarEntry karena merasa harga murah membuat tidak ada syarat untuk keluarTidak bisa menentukan exit
Lot terlalu besarNilai kerugian terlalu besar terhadap modal sehingga tidak tertahankanTerlalu takut untuk bertindak

Dalam pandangan yang disebut teori prospek, rasa sakit akibat kerugian dianggap terasa lebih besar daripada senangnya profit sejumlah sama. Umumnya disebut sekitar 2 kali lipat, tetapi itu hanya patokan dan berbeda tiap orang.

Perlu diingat bahwa psikologi bukan satu-satunya penyebab. Entry tanpa dasar dan lot yang terlalu besar tidak bisa diperbaiki hanya dengan mengatur perasaan.

Sejauh mana kerugian membengkak jika cut loss ditunda

Makin terlambat cut loss, kerugian 5 kali lipat

Contoh akun USD. Dengan saldo $10,000, Anda membeli EURUSD 0,5 lot. Pada 0,5 lot, 1 pip = 5 USD.

Angka hipotetis. Slippage dan spread tidak diperhitungkan.
Posisi cut lossHitunganKerugianPersentase terhadap saldo
Rencana −40 pips40×5 USD−200 USD2%
Ditahan sampai −120 pips120×5 USD−600 USD6%
Hingga −200 pips200×5 USD−1,000 USD10%

Jika cut loss sesuai rencana di −40 pips, kerugiannya $200, yaitu 2% dari saldo. Jika ditahan sampai −200 pips menjadi $1,000, dan pada transaksi yang sama kerugian naik 5 kali lipat.

Saat kerugian membengkak, ketenangan hilang dan posisi makin sulit ditutup. Untuk menghindari lingkaran buruk ini, kunci exit sebelum perasaan bergejolak.

Persentase profit yang dibutuhkan untuk memulihkan kerugian

Makin besar kerugian, makin besar profit pemulihan

Makin besar kerugian, makin besar pula persentase profit yang dibutuhkan untuk kembali ke saldo awal dibanding persentase kerugiannya. Rumusnya persentase kerugian ÷ (1 − persentase kerugian).

Angka hipotetis. Dibulatkan pada desimal ketiga ke bawah.
Persentase kerugianPersentase profit yang dibutuhkanHitungan
−2%+2,04%2÷98
−10%+11,1%10÷90
−20%+25%20÷80

Pada contoh −200 pips tadi, kerugiannya 10% dari saldo. Untuk mengembalikan sisa $9,000 ke $10,000 awal, dibutuhkan profit sekitar 11,1%.

Tabel rinci per persentase kerugian dan lama pemulihan bisa dilihat di kolom terkait. Di sini cukup pahami bahwa cut loss yang terlambat memperberat beban.

5 langkah menyelesaikannya dengan sistem

Kunci exit dengan sistem sebelum bimbang

Jangan serahkan cut loss pada perasaan, tetapi masukkan ke dalam aturan dan prosedur trading. Lakukan kelima hal berikut setiap kali entry.

  1. 1

    Pasang stop order bersamaan

    Jangan dipasang setelah masuk dengan market order, kirim bersamaan dengan entry.

  2. 2

    Hitung lot dari jarak stop loss

    Batasi kerugian yang bisa diterima di 2%, lalu hitung lot mundur dari jarak stop loss.

  3. 3

    Geser hanya ke arah profit

    Stop loss hanya didekatkan ke harga entry. Tuliskan aturan agar tidak dijauhkan.

  4. 4

    Catat apakah dipatuhi

    Buat kolom "apakah cut loss dipatuhi" di catatan trading.

  5. 5

    Turunkan lot saat kalah beruntun

    Tentukan jumlah kekalahan beruntun, dan kurangi lot jika terlampaui.

Contoh penghitungan lot mundur. Jika kerugian yang bisa diterima 2% atau $200 dan jarak stop loss 40 pips, maka 200÷40 = 5 USD. Artinya 0,5 lot dengan 1 pip = 5 USD.

Jadikan aturan kalimat pendek dan tulis di awal catatan trading. Misalnya kalimat berikut.

  • Tidak entry jika harga cut loss belum ditentukan
  • Tidak melakukan operasi yang menjauhkan stop loss
  • Kerugian satu kali maksimal 2% dari saldo

Memutuskan penutupan posisi di saat tenang sebelum kerugian muncul adalah tujuan terbesar dari penyelesaian dengan sistem.

Jika merasa "miskin karena cut loss", tinjau jarak dan dasarnya

Saat cut loss terus terjadi, kadang timbul perasaan "miskin karena cut loss" dan ingin berhenti melakukannya. Namun penyebab banyaknya cut loss bukan cut loss itu sendiri.

  • Apakah jarak stop loss terlalu sempit dibanding fluktuasi normal pasar
  • Apakah dasar entry kabur sehingga tidak bisa memilih situasi
  • Apakah jarak take profit terlalu kecil sehingga keseimbangan untung-rugi tidak tercapai

Cara menentukan jarak stop loss bisa dilihat lengkap di kolom terkait. Sebelum melepas stop loss, periksa dulu jarak dan dasarnya.

Jika rasa takut tetap ada, turunkan lot dan berlatih

Jika sumber rasa takut adalah besarnya nilai kerugian, menurunkan lot adalah solusi paling langsung. Saat hati lebih tenang, aturan juga lebih mudah dipatuhi.

  • Turunkan lot menjadi setengah dari sekarang agar nilai kerugian dalam batas yang tertahankan
  • Berlatih terus bertahan sampai cut loss dengan lot minimum
  • Tulis harga cut loss di catatan sebelum entry
  • Istirahat dari trading setelah cut loss untuk menenangkan diri

Hedging sebagai pelarian bukan pengganti cut loss

Hedging, yaitu membuka posisi berlawanan sambil menahan floating loss, hanya mengunci kerugian untuk sementara. Keputusan menutup posisi hanya ditunda.

  • Biaya seperti spread tertanggung dua kali
  • Muncul keputusan baru, yaitu posisi mana yang ditutup lebih dulu
  • Menurut ketentuan, hedging bisa dibatasi pada broker tertentu

Hubungan cut loss dengan cashback

Cashback banyak yang dihitung berdasarkan volume transaksi. Tujuannya bukan untuk menutup kerugian.

  • Jumlah pengembalian belum ditetapkan dan akan dimuat di halaman tiap broker saat peluncuran
  • Jangan diandalkan sebagai pemasukan untuk menutup kerugian
  • Jangan menunda cut loss atau menambah jumlah transaksi demi pengembalian
Artikel ini penjelasan umum dan tidak merekomendasikan broker atau metode trading tertentu. Pastikan syarat trading di halaman resmi masing-masing broker.

Masukkan saldo dan jarak stop loss untuk memeriksa lot yang masuk dalam batas kerugian yang bisa diterima. Tentukan exit dengan angka sebelum entry.

Hitung lot

FAQ

Q.Mengapa sulit cut loss di FX?

Penyebab utamanya adalah kebiasaan psikologis yang merasakan sakit kerugian lebih kuat, harapan "pasti kembali", entry tanpa dasar cut loss, dan lot yang terlalu besar. Bukan hanya perasaan, masalah desain trading juga ikut berperan.

Q.Apa yang sebaiknya dilakukan jika takut cut loss?

Pertama turunkan lot dan batasi kerugian satu kali di 2% dari saldo. Jika stop order dipasang bersamaan dengan entry, momen bimbang setelahnya bisa dikurangi.

Q.Apa masalahnya jika cut loss ditunda?

Kerugian membesar dan persentase profit yang dibutuhkan untuk memulihkannya ikut naik. Misalnya jika kehilangan 10% saldo, dibutuhkan profit sekitar 11,1% untuk kembali.

Q.Jika cut loss sering terjadi dan terus kalah, haruskah berhenti cut loss?

Tidak sebaiknya berhenti. Tinjau apakah jarak stop loss terlalu sempit dan apakah dasar entry kabur. Operasi tanpa cut loss meningkatkan risiko kehilangan modal dalam jumlah besar.

Artikel ini bertujuan memberi informasi dan bukan nasihat investasi. Syarat dapat berubah, jadi periksa informasi terbaru di halaman resmi masing-masing broker. Trading forex dan CFD luar negeri berisiko menimbulkan kerugian melebihi modal awal.

Kolom terkait

Koreksi dan pertanyaan lewat LINE

Kami hanya menerimanya melalui akun resmi LINE. Kami tidak menerima email.

Hubungi kami di LINE
Hubungi lewat LINE