XBACKCashback for Traders
Dasar-dasarWaktu baca 7 menit

Cara Menaruh Stop Loss FX: 3 Patokan dan Cara Menentukan Lot

Setiap kali masih bingung di mana harus menaruh stop loss?

Kesimpulannya, urutan dasarnya adalah menentukan lokasinya lebih dulu, lalu menghitung lot mundur dari jaraknya.

Artikel ini merangkum tiga cara menaruhnya, contoh perhitungan lot, pengaturan stop order, contoh kegagalan, dan hubungannya dengan zero cut.

Kesimpulan: taruh stop loss dulu, tentukan lot belakangan

  • Pasang stop loss lewat stop order bersamaan dengan entry
  • Cara menaruhnya pada dasarnya ada tiga: high-low terdekat, ATR, dan persentase modal
  • Setelah jarak stop loss ditentukan, bagi dengan kerugian yang bisa ditoleransi untuk menentukan lot
  • Walau ada zero cut, itu tidak menggantikan stop loss

Mengapa stop loss (cut loss) diperlukan

Stop loss berarti menutup posisi sendiri dan mengunci kerugian saat floating loss mencapai jarak tertentu. Jika tidak dipasang, satu kali kalah bisa menghabiskan sebagian besar modal.

  • Saat harga bergerak berlawanan dengan perkiraan, Anda bisa menentukan batas kerugian sendiri
  • Keterikatan emosional pada floating loss bisa ditekan dengan angka yang ditentukan sebelumnya
  • Karena jumlah kerugian sudah pasti, lot dan manajemen modal bisa dihitung
  • Walau win rate rendah, selama kerugian kecil modal lebih mudah bertahan

Tiga pola cara menaruh stop loss

Cara menaruhnya terbagi tiga menurut patokannya. Yaitu bentuk pasar, besar pergerakan harga, atau persentase modal.

Ini contoh cara berpikir yang umum. Jawaban yang tepat berubah menurut metode, pasangan mata uang, dan time frame.
PolaPatokanCara berpikirCatatan
Di luar high atau low terdekatBentuk chartUntuk beli taruh di bawah low terdekat, untuk jual di atas high terdekatJaraknya cenderung lebar sehingga lot perlu diturunkan
Berbasis volatilitasKelipatan ATRJadikan jarak stop loss sebesar 1-2 kali rentang rata-rata, misalnyaKelipatan berubah menurut metode sehingga perlu diuji
Mundur dari persentase modalJumlah kerugian yang bisa ditoleransiTaruh pada jarak yang masih muat dalam kerugian yang bisa ditoleransiJika terlalu sempit, mudah tertutup oleh pergerakan biasa

Taruh di luar high atau low terdekat

Ini cara menaruh sedikit di luar posisi ketika pandangan pasar Anda bisa dinilai runtuh. Untuk beli, patokannya di bawah low terdekat, untuk jual di atas high terdekat.

Jika ditaruh tepat pada harganya, posisi mudah tertutup hanya karena ekor candle menyentuh. Banyak orang memberi kelonggaran beberapa pips.

Taruh berdasarkan kelipatan ATR

ATR adalah indikator yang menunjukkan rentang rata-rata harga dalam periode tertentu. Misalnya jika ATR 15 pips, jadikan 1,5 kali atau sekitar 23 pips sebagai jarak stop loss.

Rentang harga berbeda menurut pasangan mata uang dan jam. Cara ini lebih mudah menyesuaikan dengan kondisi pasar dibandingkan pips yang tetap.

Taruh dengan menghitung mundur dari persentase modal

Ini cara menentukan lebih dulu jumlah yang boleh hilang dalam satu transaksi, lalu menaruh pada jarak yang masih muat dalam jumlah itu. Jika tidak muat, turunkan lot atau lewatkan.

Prosedur dan contoh hitungan menentukan lot dari jarak stop loss

Setelah jarak stop loss ditentukan, berikutnya tentukan lot. Jika urutannya dibalik, Anda akan tergoda menggeser stop loss.

  1. 1

    Tentukan kerugian yang bisa ditoleransi

    Ada cara berpikir menjadikan sekitar 1-2% dari modal akun sebagai batas atas. Untuk $5.000, 2% berarti kerugian yang bisa ditoleransi adalah $100.

  2. 2

    Tentukan jarak stop loss dalam pips

    Ukur jarak dari chart atau ATR sampai posisi ketika pandangan Anda runtuh. Dalam contoh ini dimisalkan 20 pips.

  3. 3

    Hitung kerugian per 1 lot

    Untuk EURUSD, 1 pips pada 1 lot sekitar 10 USD. 20 pips × 10 USD menjadi sekitar 200 USD.

  4. 4

    Bagi dengan kerugian yang bisa ditoleransi untuk mendapat lot

    100 USD ÷ 200 USD menjadi 0,5 lot. Pecahan dibulatkan ke bawah.

Contoh hitungan dengan asumsi 1 lot = 100.000 unit dan 1 USD = ¥157 (kurs acuan per 2026-10-27).
ItemEURUSDUSDJPY
Modal akun$5.000$5.000
Kerugian yang bisa ditoleransi (2%)$100$100
Jarak stop loss20 pips20 pips
1 pips pada 1 lotSekitar 10 USDSekitar 6,4 USD (¥1.000)
Kerugian pada 1 lotSekitar 200 USDSekitar 128 USD
Jumlah lot0,5 lotSekitar 0,78 lot
Jika jarak stop loss diperlebar, turunkan lot. Yang menjaga kerugian yang bisa ditoleransi adalah penyesuaian di sisi lot. 2% hanyalah contoh, dan persentase yang cocok berbeda tiap orang.

Pengaturan stop order dan hal yang perlu diperhatikan

Jika stop loss dipasang lewat stop order, ia tetap bekerja saat Anda tidak melihat layar. Di MT5, Anda bisa mengaturnya di kolom SL pada order baru atau lewat perubahan posisi yang dipegang.

  • Biasakan memasang SL bersamaan dengan entry
  • Untuk beli, atur di bawah harga saat ini, untuk jual di atasnya
  • Perkirakan bahwa harga penutupan bergeser sebesar spread
  • Saat rilis indikator atau pergerakan mendadak, eksekusi bisa terjadi pada harga yang lebih buruk dari yang diatur
Pergeseran eksekusi disebut slippage. Mekanismenya bisa diperiksa di kolom terkait.

Contoh kegagalan menggeser atau mencabut stop loss

  • Setelah floating loss bertambah, stop loss digeser menjauh
  • Saat mendekati stop loss, order dicabut dan beralih ke "tunggu sampai kembali"
  • Ditaruh pada jarak terlalu sempit sehingga berulang kali tertutup oleh noise biasa
  • Ingin menebus kekalahan sehingga lot transaksi berikutnya dinaikkan

Kalau digeser, hanya ke arah yang menguntungkan

Menggeser mendekati harga entry setelah muncul floating profit adalah salah satu cara. Jika digeser ke arah merugikan, rencana yang dibuat sebelumnya akan runtuh.

Mengapa stop loss tetap diperlukan walau ada zero cut

Zero cut adalah mekanisme ketika broker menanggung bagian saldo yang menjadi minus. Syarat penerapannya berbeda tiap broker, jadi perlu diperiksa di halaman resmi.

  • Zero cut adalah mekanisme untuk mencegah margin call tambahan, bukan untuk melindungi modal
  • Sebelum itu, sebagian besar modal bisa hilang oleh loss cut
  • Level loss cut cenderung berada di posisi yang lebih lambat dari stop loss Anda
  • Pada pergerakan mendadak, modal akun bisa nyaris habis

Hubungan stop loss dan cashback

Banyak mekanisme cashback dihitung sesuai volume transaksi. Apakah transaksi yang ditutup oleh stop loss menjadi sasaran perlu diperiksa di tiap broker.

Jumlah pengembalian belum ditetapkan dan akan dicantumkan di halaman tiap broker saat peluncuran. Hindari menunda stop loss atau menaikkan lot demi pengembalian.

Artikel ini adalah penjelasan umum dan tidak merekomendasikan broker atau metode perdagangan tertentu. Pastikan syarat transaksi di halaman resmi masing-masing broker.

Masukkan jumlah lot dan margin untuk memeriksa seberapa jauh jarak ke loss cut. Bandingkan dengan posisi stop loss Anda.

Periksa level loss cut

FAQ

Q.Stop loss FX sebaiknya ditaruh berapa pips?

Tidak ada jawaban yang pasti. Umumnya jaraknya ditentukan dengan patokan pasar seperti high-low terdekat atau ATR, lalu lot dihitung mundur dari jarak itu dan kerugian yang bisa ditoleransi. Hindari menentukan hanya dengan pips yang tetap.

Q.Berapa persen modal per transaksi yang menjadi patokan kerugian?

Dikenal cara berpikir menjadikan sekitar 1-2% dari modal sebagai batas atas. Namun persentase yang cocok berbeda menurut pengalaman, metode, dan besar modal. Tentukan aturan sendiri dalam batas yang tidak memberatkan.

Q.Meski stop loss dipasang, apakah harga eksekusi bisa bergeser?

Bisa. Saat rilis indikator atau pergerakan mendadak, slippage dapat membuat harga lebih buruk dari yang diatur. Gunakan lot yang longgar dan bersikaplah hati-hati dalam bertransaksi di sekitar rilis.

Q.Kalau ada zero cut, apakah stop loss tidak diperlukan?

Tetap diperlukan. Zero cut adalah mekanisme untuk mencegah saldo minus, bukan untuk melindungi modal. Syarat penerapannya juga berbeda tiap broker, sehingga stop loss yang membatasi kerugian oleh Anda sendiri itu penting.

Artikel ini bertujuan memberi informasi dan bukan nasihat investasi. Syarat dapat berubah, jadi periksa informasi terbaru di halaman resmi masing-masing broker. Trading forex dan CFD luar negeri berisiko menimbulkan kerugian melebihi modal awal.

Kolom terkait