Dasar-dasarWaktu baca 7 menit

Jenis Order FX: Perbedaan Market, Limit, Stop dan Penggunaannya di MT5

Bingung membedakan limit dan stop order sehingga ragu setiap kali memasang order?

Kesimpulannya, bedakan apakah Anda menunggu di harga tertentu atau bertindak saat kondisi tercapai.

Artikel ini merangkum jenis order di MT5, posisi penempatan, masa berlaku, dan kasus order tidak tereksekusi.

Poin penting artikel ini

  • Pikirkan order FX dalam tiga jenis, yaitu market, limit, dan stop. Limit menunggu harga menguntungkan, stop aktif saat harga menembus.
  • Buy limit ditaruh di bawah harga saat ini dan buy stop di atasnya. Di MT5, SL dan TP bisa dipasang bersamaan.
  • Order beli dinilai dengan Ask dan jual dengan Bid, sehingga order bisa tidak tereksekusi walau chart sudah tercapai.

Kesimpulan: pikirkan order dalam tiga jenis, market, limit, dan stop

  • Market order tereksekusi seketika pada harga saat ini, sedangkan limit dan stop order menunggu harga yang ditentukan
  • Limit order menunggu harga yang lebih menguntungkan, stop order aktif saat harga bergerak ke arah yang merugikan
  • Di MT5, pending order yang diberi SL/TP dapat membentuk pola yang mirip IFD, OCO, dan IFO
  • Stop order dan market order dapat mengalami slippage, yaitu eksekusi yang bergeser dari harga order

Jenis utama order FX dan perbedaannya

Order terbagi dua: yang tereksekusi saat itu juga dan yang menunggu dengan kondisi tertentu. Yang terakhir disebut pending order.

Istilah mengikuti penulisan MT5 standar MetaQuotes. Nama tampilan dapat berubah menurut pengaturan bahasa terminal.
JenisSebutan di MT5Cara kerjaKegunaan utama
MarketMarket orderTereksekusi seketika pada harga saat ituSaat ingin masuk atau keluar segera
LimitBuy Limit/Sell LimitTereksekusi saat harga mencapai level menguntungkan yang ditentukanSaat menunggu koreksi untuk beli atau pantulan untuk jual
StopBuy Stop/Sell StopAktif sebagai market order saat harga menembus level yang ditentukanMengikuti tren saat breakout dan untuk stop loss
Stop limitBuy Stop Limit/Sell Stop LimitSaat harga mencapai level yang ditentukan, limit order dikeluarkanSaat ingin masuk pada koreksi setelah breakout

Ciri market order

Market order adalah order dengan kepastian eksekusi tinggi. Di sisi lain, jika harga bergerak antara saat tombol ditekan dan saat eksekusi, harganya bergeser dari yang tampak di layar.

Cara berpikir limit dan stop order

Mudah diingat: limit berarti "saat harga sampai di level ini", stop berarti "saat harga menembus level ini". Bedanya, stop order menjadi market order setelah aktif.

Posisi limit dan stop order dalam tabel

Hal yang paling membingungkan pemula adalah hubungan di atas atau di bawah harga saat ini. Buy limit ditaruh di bawah harga saat ini, buy stop di atasnya.

Harga hanyalah angka misal untuk penjelasan. Penempatan sebenarnya juga mempertimbangkan spread dan batas jarak minimum order.
OrderArahPosisi penempatanContoh (harga saat ini 1.0800)
Buy LimitBeliDi bawah harga saat iniBeli saat turun ke 1.0780
Buy StopBeliDi atas harga saat iniBeli saat menembus ke atas 1.0820
Sell LimitJualDi atas harga saat iniJual saat naik ke 1.0820
Sell StopJualDi bawah harga saat iniJual saat menembus ke bawah 1.0780
Di MT5, pending order yang ditaruh terlalu dekat dengan harga saat ini akan menimbulkan error. Jarak minimum berbeda menurut instrumen dan broker, jadi periksa di spesifikasi resmi.

Langkah memasang pending order di MT5

Di MT5, ganti jenis order di layar order baru untuk memasang pending order. SL dan TP dapat diisi bersamaan di layar yang sama.

  1. 1

    Buka layar order baru

    Pilih instrumen lalu buka order baru (F9). Di aplikasi smartphone, ketuk instrumen lalu pilih Trade.

  2. 2

    Pilih jenis order

    Ganti "Market Execution" menjadi "Pending Order" lalu pilih jenisnya, seperti Buy Limit atau Buy Stop.

  3. 3

    Isi harga dan lot

    Masukkan harga yang diinginkan dan lot. Lot sebaiknya nilai yang dihitung mundur dari jarak stop loss.

  4. 4

    Isi SL dan TP

    Masukkan harga stop loss di SL dan harga take profit di TP. Keduanya bisa dipasang sejak awal pada pending order.

  5. 5

    Pilih masa berlaku lalu kirim

    Pilih jenis masa berlaku (dijelaskan di bawah) lalu kirim order. Setelah itu, order dapat diperiksa di tab Trade di bagian bawah terminal.

IFD, OCO, IFO dan cara membentuknya di MT5

IFD, OCO, dan IFO yang umum dipakai di FX domestik Jepang tidak punya fitur dengan nama sama di MT5. Namun bentuk serupa dapat dibuat dengan kombinasi pending order dan SL/TP.

  • IFD: pasang SL atau TP pada pending order baru. Setelah tereksekusi, order penutupan bekerja
  • OCO: bentuk ketika salah satu dari dua order tereksekusi, yang lain hilang. MT5 tidak punya fitur khusus, jadi gerakan serupa dibuat secara manual atau dengan trading otomatis
  • IFO: pasang SL dan TP sekaligus pada pending order. Setelah tereksekusi, posisi ditutup saat salah satunya tercapai
  • Jika menaruh dua order untuk menembus ke atas dan ke bawah, batalkan sisanya secara manual saat salah satu tereksekusi

Trailing stop dan masa berlaku

Trailing stop adalah fitur yang menggeser SL otomatis ke arah menguntungkan saat floating profit muncul. Di MT5, ia hanya bekerja saat terminal menyala dan sudah login.

  • Jika komputer atau aplikasi smartphone ditutup, trailing berhenti
  • Jika harga berbalik pada saat itu, posisi bisa ditutup di SL pada posisi yang sudah bergeser
  • Jika ingin terminal selalu menyala, penggunaan VPS dan sejenisnya juga menjadi pilihan

Jenis masa berlaku

Pending order punya batas waktu berlaku. Ini mencegah order yang terlupakan tereksekusi di saat yang tidak terduga.

Pilihan yang tampil dapat sedikit berbeda menurut pengaturan broker.
Masa berlakuPenulisan di MT5Arti
Tanpa batasGTC (Good Till Cancelled)Berlaku sampai dibatalkan
Hari ini sajaTodayBerlaku sampai akhir hari perdagangan itu
Tanggal dan jam tertentuSpecifiedBerlaku sampai tanggal dan jam yang ditentukan
Hari tertentuSpecified DayBerlaku sampai akhir hari yang ditentukan

Order yang bisa dan tidak bisa mengalami slippage

Slippage adalah selisih antara harga order dan harga eksekusi. Mudah tidaknya terjadi berbeda menurut jenis order.

  • Market: tereksekusi pada harga yang ditampilkan saat itu sehingga selisih bisa terjadi
  • Stop: setelah aktif menjadi market order, sehingga saat pergerakan mendadak mudah tereksekusi di harga yang merugikan
  • Limit: tereksekusi pada harga yang ditentukan atau lebih baik, sehingga selisih yang merugikan jarang terjadi
  • Limit bisa tidak tereksekusi walau harga tercapai, sehingga kepastian eksekusinya lebih rendah

Hindari market order tepat sebelum dan sesudah rilis indikator

Saat rilis seperti data tenaga kerja, harga melompat dan spread melebar. Market dan stop order bisa tereksekusi jauh dari posisi yang diharapkan.

Kasus pending order tidak tereksekusi

Kadang harga di chart sudah tercapai, tetapi order tidak tereksekusi. Penyebab utamanya adalah perbedaan harga yang dipakai untuk penilaian.

  • Order beli dinilai dengan Ask (harga beli), order jual dengan Bid (harga jual)
  • Chart digambar berdasarkan Bid, sehingga buy limit tidak tereksekusi walau chart sudah tercapai sampai Ask tercapai
  • Perhatikan bahwa SL untuk jual dan TP untuk beli juga memakai harga penilaian yang terbalik
  • Masa berlaku sudah habis, atau order dibatalkan karena margin tidak cukup
  • Saat pasar tutup, order tidak bergerak
Semakin lebar spread pada instrumen atau jam tertentu, semakin besar selisih chart dan Ask. Periksa patokan spread di halaman resmi tiap broker.

Hubungan jenis order dan cashback

Banyak mekanisme cashback dihitung sesuai volume transaksi (jumlah lot). Baik market maupun pending order, transaksi yang tereksekusi dan terbentuk pada dasarnya menjadi sasaran.

Jumlah pengembalian belum ditetapkan dan akan dicantumkan di halaman tiap broker saat peluncuran. Pilih cara order yang sesuai rencana trading, bukan berdasarkan ada tidaknya pengembalian.

Artikel ini adalah penjelasan umum dan tidak merekomendasikan broker atau metode perdagangan tertentu. Pastikan syarat transaksi dan spesifikasi order di halaman resmi masing-masing broker.

Masukkan pasangan mata uang dan lot untuk memeriksa nilai per 1 pip. Cobalah sebelum menentukan jarak SL dan TP.

Hitung nilai pip

FAQ

Q.Apa beda limit order dan stop order?

Limit order menunggu harga yang lebih menguntungkan lalu tereksekusi. Stop order aktif saat harga menembus level yang ditentukan dan tereksekusi sebagai market order. Dasarnya, limit untuk menunggu koreksi, stop untuk breakout atau stop loss.

Q.Apakah MT5 punya IFD, OCO, dan IFO?

Tidak ada fitur dengan nama yang sama. Jika SL dan TP dipasang pada pending order, bentuk yang mirip IFD atau IFO dapat dibuat. Gerakan seperti OCO, ketika satu order tereksekusi lalu yang lain dihapus, dilengkapi secara manual atau dengan trading otomatis.

Q.Apakah trailing stop tetap bekerja jika terminal ditutup?

Trailing stop standar MT5 hanya bekerja saat terminal menyala dan sudah login. Jika ditutup, ia berhenti, jadi pertimbangkan penggunaan VPS jika ingin selalu aktif.

Q.Mengapa order tidak tereksekusi padahal chart sudah mencapai limit?

Karena order beli dinilai dengan Ask dan order jual dengan Bid. Chart digambar berdasarkan Bid, sehingga buy limit kadang tidak tereksekusi sampai harga turun sejauh spread.

Artikel ini bertujuan memberi informasi dan bukan nasihat investasi. Syarat dapat berubah, jadi periksa informasi terbaru di halaman resmi masing-masing broker. Trading forex dan CFD luar negeri berisiko menimbulkan kerugian melebihi modal awal.

Kolom terkait

Koreksi dan pertanyaan lewat LINE

Kami hanya menerimanya melalui akun resmi LINE. Kami tidak menerima email.

Hubungi kami di LINE
Hubungi lewat LINE